Buku-Buku yang Gue Tertawai

Buku-Buku yang Gue Tertawai

Sebagai penulis komedi, gue tentu punya banyak buku komedi. Selain untuk menghibur diri, gue juga perlu mencari referensi tentang buku komedi yang bagus dan jelek. Buku yang membuat tertawa selalu gue pelajari bagaimana kelucuannya terbangun dan sampai ke tawa pembaca. Sementara buku yang jelek biasanya tetep gue pelajari, kenapa sih gue sampai beli atau baca buku ini.

Saking banyaknya koleksi tersebut, gue sampai bisa membandingkan sejumlah buku komedi tersebut. Oya, soal banyak itu relatif . Tapi menurut gue, koleksi buku komedi gue lebih banyak dibandingkan buku tabungan.

Daftar Koleksi

Berikut ini adalah sejumlah koleksi buku komedi yang ada di rak buku gue.

– Dari idola era 90-an Hilman Hariwijaya,”Lupus” hingga idola masa kini, Raditya Dika. “Ubur-Ubur Lembur”.

– Dari penulis yang berubah gue-lu di “Relationshit”, Alitt Susanto hingga penulis yang tetap bertahan dengan kearifan lokal Agus Mulyadi, di “Lambe Akrobat”.

– Dari stand up generasi awal, “Ngenest”, Ernest Prakasa hingga generasi berikutnya seperti Rahmet yang merupakan alumni “STM”.

– Dari stand up komedian yang jadi penulis skenario film, “Ngeri-Ngeri Sedap” Bene Dionysius Rajagukguk Bene Dion hingga stand up comedian yang dicap penista agama, Coki & Muslim di “Bukan Golongan Kami”.

– Dari buku “Step by Step To Stand Up Comedy” terjemahan manca, Greg Dean sampai “Kitab Suci, Kiat Tahap Awal Belajar Stand Up Comedi Indonesia”, Ramon Papana.

– Dari sketsa kehidupan personal. “Haji Boim” hingga “Komedikus Erectus, Dagelan Republik Semakin Kacau Balau,” Bambang Haryanto.

– Dari biogafi kelompok komedi “Srimulatism” Thrio Haryanto hingga bapak bangsa yang punya sense of humor, “Gus Dur Van Jombang”, Heru Prasetia. Sayang koleksi biografi Bagito dipinjem temen dan belum kembali.

– Dari komedi anekdot “Mati Ketawa Cara Rusia” hingga “PlestBook” yang menawarkan gaya plesetan ala Jogja, Anang Batas.

– Dari buku “Parodi Film Seru”, Isman H. Suryaman hingga yang diangkat ke layar lebar, “Aku, Kau dan KUA”, @tweetnikah.

– Dari kehidupan dokter. “Cado-Cado, Catatan Dokter Calon Dokter”, Ferdiriva Hamzah hingga curhatan karyawan di “My Stupid Boss”, chaos@work.

– Dari stand up comedian yang seumuran, Soleh Solihun, “Mau Jadi Apa” sampai generasi yang jauh lebih muda, Geraldyn Tan, “Pengabdi Netizen”.

– Dari buku “Rahasia Menulis Kreatif” Raditya Dika, hingga buku “Komik dan Cerita Humor” yang isinya humor kodian ala selipan buku TTS. Damn, kenapa gue nulis RD dua kali.

Note : Gue juga punya sejumlah buku yang ditulis seorang penulis. Buku yang ditulis di sini adalah yang keinget atau pas ngeliat bukunya lagi.
Ada juga juga yang ngaku buku komedi, tetapi enggak gue inget saat menyusun tulisan ini.

Related Post
Kisah-kisah Bersepeda Yang Jarang Kita Ketahui

Singkat cerita si cewek bilang ke Bapaknya yang atlet sepeda itu bahwa cowoknya akan segera melamar. Si bapak tentu menjawab Read more

Wonder Woman : Refleksi Kelakuan Kaum Hawa

Tahun ini, kita enggak bisa nonton sejumlah film yang direncanakan tayang. Ada pandemi Covid-19 yang membuat bioskop menutup layarnya. Sejumlah Read more

Wajah Kekeyi, Wajah (Demokrasi) Kita

Kekeyi dan politukus setidaknya mengajarkan ke gue, bahwa kita hidup di era angka-angka yang serba dihitung. Setidaknya untuk menunjukkan betapa Read more

Memaknai Nastar dari Perspektif Kebangsaan

Dalam sejarahnya, kue nastar sudah ada sejak jaman kolonial Belanda. Nastar diadaptasi dari kue Belanda, yang biasanya berisi selai strawberry, Read more

2 comments found

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.