5 Show Stand Up Comedy Paling Keren

5 Show Stand Up Comedy Paling Keren

Cuman nonton stand up di tivi atau youtube? Coba deh sesekali nonton show stand up comedy. Pengalamannya tuh, kayak lu nonton konser live atau bola di stadion. Simak yuk, 5 show stand up comedy paling keren versi Rio Nisafa.

1. Retorika
 
Show ini menampilkan dua local Hero di komunitas Stand Up Comedy Jogja, Gigih Adiguna dan Yusril Fahriza. Komika pertama adalah komika yang gue kenal saat mengenal SUC di tahun 2012 atau bahkan 2011. Komika kedua sudah menasional dengan membintangi sejumlah film bioskop.

Dalam show ini, gue ngeliat menteri komedi mereka begitu dekat dengan keseharian gue yang tinggal di Jogja. Gaya bahasanya pun gaya bahasa sehari hari masyarakat Jogja, plus umpatan-umpatan kasarnya. Enggak kayak gue, Halah orang Jogja omong “gue”. Oya gue suka banget ma posternya.

2. Stand Up Gunung 2017

Show ini berformat festival, menampilkan puluhan komika dalam satu panggung, dari siang hari sampai tengah malam. Keesokan harinya ada improve komedi. Lokasinya pun asyik, di bumi perkemahan di kaki Gunung Merapi. Puluhan komika nasional yang sudah wira wiri di layar tivi menjadi jaminan betapa ger nya show ini. Beragam genre dalam stand up Comedy membuat show ini begitu kaya. Ada yang menampilkan materi aman seperti show di tivi, blue material dengan lelucon jorok, sampai dark Comedy yang mepet pada batas-batas tertentu.

Nilai lebih lainnya, Kedekatan komika dan penonton begitu terjalin erat di stand up gunung ini. Hal ini diekspresikan melalui Foto bersama, nyanyi bareng dan api unggun. Sayangnya, slot waktu dan panggung untuk komika komika daerah yang dijadwalkan pagi hari kedua, tidak dimanfaatkan dengan baik.

3. Juru Bicara


Setidaknya gue pernah nonton 2 Special show dari Pandji Pragiwaksono. Namun Juru bicara masuk dalam list ini, bukan karena embel embel World Tour, tetapi Pandji berdiri tegas sebagai juru bicara dari pihak pihak yang suaranya tidak kita dengar. Misalnya saja bagaimana isu lingkungan dan satwa ia bahas. Pandji melakukan “stand up”, berdiri pada suatu pendirian, bukan sekedar berdiri sendirian di panggung.

Namun yang paling gue inget sampai sekarang adalah soal Bekerja dan Berkarya. Duanya hal yang berbeda, namun sedikit orang yang menyadari perbedaannya. Di akhir performance, ada sesi foto bareng. Gue foto bareng dong. Namun gue bukan sekedar fans semata. Gue kasi buku gue, Memandang Jendela Indonesia Dengan Tawa. Di sini gue merasa gue dan Pandji sama-sama berkarya di jalur komedi dengan medium yang berbeda.

4. Aint No Saint

Ini adalah Special Show dari Reggy Hasibuan. Nama komika yang sudah berkibar, sebelum ajang kompetisi ramai di layar tivi. Oya, komika ini menyampaikan materi komedinya dalam bahasa Inggris. Bukan saja Reggy, tetapi juga semua komika opener lainnya. Salah satu Abraham TS, komika Jogja yang berani bermain di materi sensitif.

Show ini nunjukin kini bahwa komedi sisi universalitas dan lokalitas bersamaan. Mengunakan bahasa asing untuk menertawakan hal yang begitu familiar dengan penonton lokal. Mungkin bahasa Inggris dipandang lebih bisa mengekspresikan kegelisahan mereka di panggung.

5. 1/2 Jalan

Ernest Prakasa membuka jalan bagi komika untuk melakukan stand up Comedy tour. Ernest lah orang pertama yang melakukan itu. Premis show ini begitu dengan dengan gue secara personal. Setengah jalan dipilih sebagai pertimbangan bahwa usia Ernest sudah setengah jalan. Seusia ma gue lah. Eh, enggak tuaan gue dikit.

Ernest begitu jenaka membahas keseharian dia sebagai seorang ayah dan kepala keluarga. Bagaimana ia mengajari anak laki lakinya untuk kencing berdiri, bagaimana ia mengajarkan keberagaman beragama di lingkungan, hingga bagaimana Ernest memandang perjalanan pribadi dan kariernya di pertengahan usia tersebut. Sudut pandang inilah yang membuat gue tertawa karena sejumlah kedekatan tersebut.

Note : Show stand up comedy paling keren ini merupakan versi gue, dari belasan show yang pernah gue tonton. Urutan tidak menggambarkan mana yang lebih keren dibandingkan dengan show lainnya.

Related Post
My Name is Rio Nisafa

My name is Rio Nisafa. Because my name is Rio, I want traveling to Rio de Janeiro, driving my own Read more

Melatih Sense of Humour melalui Stand Up Comedy

Hari Jumat, 4 September 2015 lalu, gue perform di panggung open mic. Ya, gue tampil sebagai seorang stand up comedian, Read more

Nama Gue Rio

Kenalin, nama gue Rio Nisafa, sama persis dengan akun media sosial gue. Oya, gue biasa dipanggil Rio. Karena nama gue Read more

Enggak Kuat Puasa

Kata nyokap,  ketika gue kecil  paling susah buat belajar puasa. Iya belajar puasa, karena sewaktu belum sunat, maka sebenarnya gue Read more

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.