Mencari Kambing Hitam Saat Listrik Mati (1/2)

Mencari Kambing Hitam Saat Listrik Mati (1/2)

Beberapa waktu lalu, beranda media sosial diriuhkan dengan ciutan matinya listrik di sebagian besar Pulau Jawa.  pulau terpadat di dunia ini yang menjadi pusat segala kegiatan ekomomi dan politik negeri ini akhirnya takluk oleh mati listrik. Lalu ramailah netizen sibuk mencari kambing hitam atas kejadian tersebut. Gue menilai wajar atas fenomena ini. Apa sih yang enggak disalahkan oleh Netizen dengan segala kebenaran yang diklaimnya.

Netizen dan Kenyinyirannya

Listrik mati tentunya akan  menganggu keasyikan para netizen untuk membuka Instagram, Facebook hingga Pornhub. Lha memang netizen kan kerjaannya membully. Jangankan listrik mati, Lucinta Luna aja abis-abisan di-bully netizen. Kenapa Lucinta Luna enggak sekalian operasi jakun?

Listrik mati, netizen bingung mencari kambing hitam. Alasannya jelas listrik mati itu bikin gelap, alias hitam. Bahasa Inggrisnya Blackout. Bukankah lebih susah mencari kambing hitam saat gelap daripada saat terang.

Oya, kalo listrik mati di siang hari, apakah juga bakal disebut blackout?

Gimana netizen enggak bingung, ada yang bilang listik mati karena pohon sengon. Sehari sesudahnya dibilang hoax. Lha pohon sengon ya sendiri, sampai sekarang belum bisa diminta konfirmasinya.

Misalnya ada wartawan infotainment nanya nih.
“Pohon sengon, bagaimana pendapat anda tentang listrik mati?”
“…..”
“Pemirsah, pohon sengon ini sepertinya terkena star syndrom. Ditanya wartawan jawab No Comment aja enggak.”

Padahal ngomongin pohon sengon itu pohon yang banyak dituntut orang yang baru di-PHK. Namanya Uang pe-sengon.

Tiga Persoalan Listrik

Bagi gue, persoalan listrik itu bisa disederhanakan dari tiga hal, yakni : input, proses dan output.
Pertama Input. Masalah terbesar menurut gue adalah, ketergantungan sumber daya berbahan fosil, terutama batu bara, bukan batu akik, apalagi batu ginjal.

Tetapi ada juga batu yang bisa jadi bahan baku energi. Thanos -musuhnya Avengers-, kalo beneran ada, bakal ada pembangkit listrik tenaga Infinity Stone.

Batu bara itu masalah, karena batu bara bukan termasuk sumber energi yang terbarukan. Kita bisa menambang batu bara, tetapi dalam beberapa tahun ke depan, kita bakal krisis energi. Iya, Krisis energi. Akibatnya kita punya peralatan elektronik tapi enggak bisa dipake. Kayak vibrator tanpa getarannya.

Idealnya, kita juga memikirkan energi yang terbarukan. Misalnya pembangkit listrik tenaga matahari. Indonesia ini negara tropis yang terpapar matahari sepanjang tahun. Di kota Jogja aja, sudah ada 4 matahari di sejumlah mall. Kalo mau lebaran lagi. (bersambung)

Related Post
Review Film Komedi Sabar Ini Ujian : Imun di Tengah Pandemi

Konsep time-loop ini memang hal yang baru bagi perfilman Indonesia, Meski alur seperti ini sudah bisa kita lihat di film Read more

Cowok Bego

Banyak orang berpendapat, cowok itu rasional, cewek itu emosional. Dalam ambil keputusan, cowok itu pake pikiran, sedangkan cewek berdasarkan perasaan. Read more

Ironi Kemerdekaan : Kita Merdeka Tetapi …

Merdeka dari penjajahan sudah dikumandangkan oleh pendiri bangsa ini pada tanggal 17 Agustus 19445. Sehari kemudian konsep sebuah negara mulai Read more

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.