Pamer Tumbler di Coffe Shop

Pamer Tumbler di Coffe Shop

Selamat malam, perkenalkan nama Gue Rio Nisafa

Dan gue kesel dengan dua orang mbak-mbak kuliahan yang gue temuin di coffe shop beberapa waktu lalu. Ceritanya, gue lagi nongkrong di coffe shop. Di depan gue ada, mbak-mbak kuliahan gitu. Dua orang ngobrol intim, di depannya ada cangkir yang mereka pesan. Tapi kok ada botol minum berisi air putih yang sepertinya mereka bawa dari rumah/kost ya?

Gimana coba perasaan baristanya ya? Muka barista ini pasti keselnya sama kayak kita ke Alfamart, terus kita nanya dimana Indomaret terdekat.

“selamat datang di Alfamart”
“Mbak mau tanya, kalo Indomaret dimana ya?”
“Oh, ada rak ke tujuh, di antara Indomie dan Indomilk. Kalo kurang jelas, di sana juga ada anak Indihome, nanti tanya gimana hasil penerawangannya”

Lalu apa sih maksud mbak-mbak kuliahan depan gue. Pengen pamer botol tumbler mereka? Mbak-mbak ini kalo pergi ke kebun binatang, tapi sambil bawa jerapah sendiri. Pamer aja.

“Nih, jerapah gue lebih tinggi daripada kuda poni yang ada di sini?”

Lagian kalo air mineral kemasan kayak Aqua, pasti coffe shopnya nyediain. Dalam hati barista cuman bisa kesel, “air mineral di sini, bermerk juga loh, Aqua. Beda sama mbak-mbaknya itu. Ngambilnya dari galon Aqua, tapi isinya air isi pulsa, eh isi ulang.”

Gue juga kepikiran, apa hikmah dari membawa tumbler ke dalam coffe shop. Kalo nanti ada acara lain, kan cukup tumbler-nya ditinggal di motor Beat mereka. Enggak mungkin ada yang ngambil tumbler, kecuali di tumbler tertulis, “Untuk Jemaah”.

Quote

Gue sendiri ya, cuman minum secangkir kopi karamel panas, yang lama kelamaan udah dingin. Tapi gue enggak ngeluh soal kopi yang sudah dingin ini. karena ada quote yang mengatakan, “Jangan mengeluh soal dinginnya kopi, karena pada awalnya ada kopi hangat yang kau sia-siakan.”

Begitu juga dengan hati, saat gue ada masalah dengan bini gue, selalu inget quote di atas, “sebelum sikapnya mendingin, ada saat dimana sikapnya selalu hangat setiap pertemuan.”

Biasa setelah gue ma istri ribut, gini, istri gue lalu bikin teh hangat. Iya teh hangat, biar bisa menghangatkan suasana seperti iklan Teh Sariwangi. Ingatkan iklan Sariwangi. Setelah suasana rumah tangga hangat karena sariwangi, gue langsung nanya ke bini, “udah minum sarirapat kan?”

Lalu kita pun rapat.

Gue Rio Nisafa, Selamat malam.

Related Post
Review Film Komedi Sabar Ini Ujian : Imun di Tengah Pandemi

Konsep time-loop ini memang hal yang baru bagi perfilman Indonesia, Meski alur seperti ini sudah bisa kita lihat di film Read more

Cowok Bego

Banyak orang berpendapat, cowok itu rasional, cewek itu emosional. Dalam ambil keputusan, cowok itu pake pikiran, sedangkan cewek berdasarkan perasaan. Read more

Ironi Kemerdekaan : Kita Merdeka Tetapi …

Merdeka dari penjajahan sudah dikumandangkan oleh pendiri bangsa ini pada tanggal 17 Agustus 19445. Sehari kemudian konsep sebuah negara mulai Read more

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.