Tertawalah Bersamaku : Review Pembaca

Tertawalah Bersamaku : Review Pembaca

 

  • Ketimbang Raditya Dika, Rio Nisafa jauuuh lebih berani.
    Melihat kenyataan demikian, saya memaknai Rio Nisafa sesungguhnya mengajak saya menertawakan kenyataan. (Subhan Ahmad – Pustakawan)  sumber

 

  • Secara materi udah bagus, perbanyak open mic (sigit Haryo seno, Stand Up Comedian)

 

  • Aku tertawa saat membaca bukumu, mas. (Gigih Adiguna, Stand Up Comedian)
  • Anda harus cukup cerdas agar bisa tertawa saat mmbaca buku ini. Bukan komedi steorofoam ala OVJ. (Taufiqurrohman, Penulis) sumber
  • Keren, bukunya. Humor yang cerdas!! (Ie Fa, Penulis)

 

  • Buku ini sukses buat saya senyum-senyum sendiri di kantor sambil nungguin nasabah datang.
    Judul yang paling saya suka; Kapan Makan-makannya dan Saat Neil Amstrong Datang Bulan.
    Pingin baca lagi karya Bang Rio yang lain. Sukses Bang. 😀
    (Dewie Sitohang, Penulis sumber )

 

  • baca buku Tertawa Bersamaku, syusah dapet ‘timing’ nya sampe sampeee di bus puun gue baca itu buku. alih alih pake masker buat lindungin dari polusiii, eeeeh tp gue bukan lindungin dari polusi, tp lindungin diri dariii anggapan “stress” karna ketawa ketawaa baca buku giniaaan 😀
    pokonyaa Recomended buat yang stresss :Dkalo bisa bacanya dikamar aja yaa biar ga dibilang “stress” 😀

    (Hani Mulyati Putri Susanto, Mahasiswa)
    Source Source

 

 

  • Buku ini berisi kumpulan naskah stand up comedy; entah berapa di antaranya yang sudah Rio bawakan di atas panggung. Bagi saya, isi buku ini paling realistis dibanding lima buku lainnya karena buku ini bukan cerita tentang siapa-siapa, bukan tentang Rio, bukan tentang teman-temannya, bukan tentang si playboy, bukan tentang betmen. Kesamaan antara buku ini dengan yang lain adalah sama-sama menertawakan kejadian sehari-hari. Hanya saja, buku ini tidak menertawakannya lewat cerita atau diskusi antar tokoh, melainkan langsung menertawakannya begitu saja—melalui sudut pandang dan imajinasi yang unik. (Yois Saputra, Blogger) sumber

 

  • Menurut saya sebagai comic Rio Nisafa itu berhati lucu. Terbukti dari naskah-naskah SUC yang beliau tulis dari hati cukup berhasil memancing tawa, meski kalau bicara sebenarnya tidak begitu lucu juga. Pemikiran-pemikirannya lah yang smart and funny.
    Buku Rio cukup menghibur dan romantis. Temanya beragam tentang keseharian hidup. Ini menandakan penulis seorang yang cukup jeli dan peka, sehingga mudah berdiri dengan lucu , terjemahan Stand Up Comedy, lhoh..? (Bundanya Arimbi – Pengajar PAUD) sumber

 

  • Lucu tenan iki (Ibunya Bundanya Arimbi, ibunya pengajar PAUD)

 

  • isi buku ini akan berisikan humor. Tentu humor ala Rio. Anda bisa tertawa bahkan bisa saja marah-marah. Sebab anda merasa tak mampu tertawa. Kok? Ya iyalah. Gimana mau ketawa baca buku ini aja belum. (Avian Dewanto – Admin Group Kotak Humorsumber

 

  • Baca bukunya mas Muh Rio,bikin ketawa,kocak abis,isinya juga berbobot(bukan bobot berat benda)…
    bagi yang baru galau,patah hati,BT,gie gak mut,,,
    solusinya baca buku karya Muh Rio Nisafa(Triya Zuniati Damaidihatiselengkapnya)

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.