Pesan Moral dalam Cerita Lucu – Live Chat Penulisan Komedi, Bagian 2

Pesan Moral dalam Cerita Lucu – Live Chat Penulisan Komedi, Bagian 2

3. Bagaimana caranya memasukkan ‘nasihat’ dalam cerita lucu?

Gue menyebutnya sebagai pesan moral. Dalam bulu gue, “Pendawa, Pendamping Idaman Wanita” ada pembaca yang bilang novel itu menceritakan perjuangan dan persahabatan dalam masa kuliah. Padahal gue enggak pernah bermaksud memberikan “nasehat” itu.

Cara menyampaikan “nasehatnya” bukan dengan verbal, tapi diwujudkan dalam upaya si tokoh dalam mewujudkan tujuannya.

Contoh lain, Dalam Malam Minggu Miko (Raditya Dika) pesan moral yang ingin disampaikan, “Terus berjuang untuk mendapatkan cinta, meski tiap malam minggu lu harus ditolak oleh cewek “. Miko pantang menyerah, melakukan banyak cara untuk mendekati cewek dan nembak, meski ujung-ujungnya gagal maning, gagal maning.

Hilman Hariwijaya melalui Lupus bahkan mengajak remaja atau pembaca untuk tidak merokok melalui permen karet. Selain juga mengajak anak SMA agar melakukan hobinya, misalmya Lupus dengan jadi wartawan… daripada tawuran

Contoh lain, dalam Buku “Lepasan, Relaka Ikhlaskan”, antologi True Story dimana gue juga berpartisipasi. Gue tidak memberi “nasehat” tentang hubungan antara anak dan orang tua. Tetapi bagaimana cerita gue dalam mengatasi konflik antara gue dan bokap nyokap, dan komedinya juga dapat.

4. Bagaimana menyusun cerita komedi namun tetap mampu menyampaikan pesan sosial kepada pembaca?

Tugas cerita komedi adalah membuat tertawa.

Jika ada pesan sosial (atau pesan moral, atau nasehat) itu tinggal bagaimana kita menyisipkan pesan itu dalam dialog atau adegan dalam cerita.

Gue pernah nonton film “Gila Lu, Ndro”, secara komedi film mengundang tawa, tetapi fatalnya terlalu banyak pesan moral di akhir cerita dengan menghadirkan scene partial flashback. Itupun dinarasikan oleh sang karakter utama melalui voice over. Kesannya jadi ceramah.
Voice over : dialog atau monolog tanpa menampilkan si karakter.

Lupus enggak pernah bilang, “ikutan ekstrakulikuler jurnalistik / mading, biar kita enggak tawuran”, tetapi bagaimana ia menghabiskan waktunya untuk mencari berita.

Related Post
Review Film Komedi Sabar Ini Ujian : Imun di Tengah Pandemi

Konsep time-loop ini memang hal yang baru bagi perfilman Indonesia, Meski alur seperti ini sudah bisa kita lihat di film Read more

Cowok Bego

Banyak orang berpendapat, cowok itu rasional, cewek itu emosional. Dalam ambil keputusan, cowok itu pake pikiran, sedangkan cewek berdasarkan perasaan. Read more

Ironi Kemerdekaan : Kita Merdeka Tetapi …

Merdeka dari penjajahan sudah dikumandangkan oleh pendiri bangsa ini pada tanggal 17 Agustus 19445. Sehari kemudian konsep sebuah negara mulai Read more

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.