(Siapakah) Korban Komedi?

(Siapakah) Korban Komedi?

Dalam komedi, terkadang ada “korban” (dalam tanda kutip) sebagai obyek tertawaan.

Dalam genre slaptik, ada komedian yang menyediakan diri untuk dikerjain secara fisik (didorong jatuh, kecebur, kena roti taart, atau kecolok tongkat penggesek biola).

Ada juga yang dibully secara verbal seperti “muka bemo” untuk menyebut Dono dalam Trio Warkop DKI.

Namun ini semua ada tekniknya, misal adegan menampar di panggung srimulat, ternyata pelaku menampar pantatnya sendiri. Dalam sudut pandang penonton, adegan ini seolah nyata. Begitu pula dgn teknik kamera (juga editing) serta properti saat adegan slaptik.

Dalam serial sitkom, situasi komedi, yang menjadi korban lebih beragam sesuai karakter masing-masing tokoh. Bajaj Bajuri adalah salah satu contohnya. Bajuri yang lugu, Oneng yang telmi, emak yang oportunis. Kelucuan terjadi dalam interaksi tiap karakter.

Stand Up Comedy

Dalam stand up comedy, ketika seorang komika berdiri sendiri, ada jurus Self Effacing, mengolok diri sendiri. Contohnya Raditya Dika dengan kejombloannya, Mo Sidik dengan kegendutannya hingga Yudha Keling dengan mukanya. (Gak tega ngomongnya)

Korban dalam komedi seperti di atas juga berada dalam konteks profesi, hanya di atas panggung dan cuman dilakukan dengan temen satu grup. Misal kita gak bisa tiba-tiba jorokin Aziz Gagap karena adegan itu biasa dilakukan di Opera Van Java.

Masalah sering kali terjadi karena korban bukan bagian dari group komedi tersebut apalagi kalo komedian itu sendirian.

Contohnya gue sendiri, dalam novel komedi gue, “Pendawa, Pendamping Idaman Wanita”. Gue harus memberikan buku itu terlebih dulu ke sohib gue, Anton Widyanto Putra, Dedy Kuswoyo Mahfud Suwandi, S Enggo Widodo, ma Lilik P Widiyantoro, sebelum buku beredar ke pembaca (=pembeli). Setidaknya gue bisa mastiin bahwa sohib-sohib gue enggak keberatan dengan novel tersebut.

Contoh lain, Olga pernah bermasalah dengan seorang dokter, saat berada di studio tivi. Kalo tak salah sampai ke ranah aduan. Paling parah saat Olga berakting sebagai korban pemerkosaan di angkot.

Norma Komedi

Do's and Don'ts of Paragraph Writing | ContentCreatorZ

Dalam komedi, terdapat “semacam norma” di dalamnya. Pandji Pragiwaksono (kalo enggak salah inget) pernah nyebut, “Jangan bikin materi komedi dari orang / masyarakat yang lemah”. Lemah dalam arti yang luas, misal fisik, ekonomi bahkan politik. Kecuali kalo dia adalah bagian dari golongan tersebut. Contohnya Dani SUCI 5, yang berstand up di atas kursi roda.

Masalah semakin besar ketika identitas kesukuan materi humor. Gue baru aja baca postingan di salah satu group facebook, yang berbuntut panjang karena hal tersebut.

Dalam posting tersebut, seorang pahlawan wanita Indonesia diplesetkan sebagai merk salah satu jamu. Menjadikan seorang pahlawan sebagai lelucon udah membawa polemik tersendiri, terlebih hal tersebut juga lari ke persoalan identitas kesukuan. Bahkan dalam komentar di postings tersebut juga di menyebut ranah hukum. Ada sejumlah cuplikan berita yang terkait merendahkan suku tertentu di media sosial.

Gue seringkali nemui beberapa postingan menjadikan seperti agama sebagai materi komedi, baik di televisi maupun panggung stand up. Mungkin gue harus membedakan agama (dalam konteks ini) dalam dua hal, pertama nilai yang sakral, seperti keyakinan, tuhan, nabi, kitab suci dan ibadah. Kedua perilaku umat beragama dalam kehidupan sosial. Gue enggak akan bikin materi komedi tentang hal sakral. Tetapi akan banyak kelucuan yang muncul saat konteks sosial hadir, seperti yang gue tulis di buku gue lainnya “Tertawalah Bersamamu” yang merupakan koleksi naskah stand up comedy. Beberapa di antaranya gue bawain di panggung open mic.

Kembali ke persoalan tentang komedi dan “korban”, banyak fesbuker yang mendapatkan kritikan tentang postingan komedinya, kemudan mengelak dengan alasan “ini humor, enggak perlu serius lah”

….. Bagi gue, komedi itu serius.

Related Post
Review Film Komedi Sabar Ini Ujian : Imun di Tengah Pandemi

Konsep time-loop ini memang hal yang baru bagi perfilman Indonesia, Meski alur seperti ini sudah bisa kita lihat di film Read more

Cowok Bego

Banyak orang berpendapat, cowok itu rasional, cewek itu emosional. Dalam ambil keputusan, cowok itu pake pikiran, sedangkan cewek berdasarkan perasaan. Read more

Ironi Kemerdekaan : Kita Merdeka Tetapi …

Merdeka dari penjajahan sudah dikumandangkan oleh pendiri bangsa ini pada tanggal 17 Agustus 19445. Sehari kemudian konsep sebuah negara mulai Read more

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.