Cita Cita Menjadi Pelawak

Cita Cita Menjadi Pelawak

Hari ini gue bikin satu pengakuan, yang mungkin enggak banyak orang tahu. Pengakuannya adalah gue pernah punya cita-citra jadi pelawak. Ya, jadi pelawak. Serius. Beneran. Tanya nyokap gue kalo enggak percaya.

Gue pengen jadi pelawak. Gue ngerasain pelawak itu bisa menghibur orang, membuat orang bahagia. Jadi pelawak udah pasti jadi orang yang juga berbahagia. Gue pengen seperti itu. Sesederhana itu. Mungkin karena masih SD, gue suka suka aja punya cita-cita. Liat tentara baris, pengen jadi tentara. Liat dokter menyembuhin orang, pengen jadi dokter. Liat politisi debat di tv, jadi pengen muntah.

Setelah dewasa gue sadar, bahwa pelawak bukan jaminan jadi bahagia. Ya, Robin William, salah satu contohnya. Aktor dan juga stand up komedian ini mengalami depresi karena kecanduan dan akhirnya meninggal bunuh diri … Oke, kita lewati aja.

Cita-cita Jaman SD

Menjadi pelawak, mungkin cara lain dari ungkapan gue jaman SD, kalo gue suka humor. Komedi.

Ya, jaman SD gue sempet bikin kliping humor yang gue kumpulan dari majalah anak-anak. Ada rubrik humor, yang berisi cerita-cerita lucu atau kartun. Gue kliping di buku tulis warna orange bergambar Garfield.

Gue juga suka dengerin talkshow radio yang juga menceritakan sesuatu secara kocak. Yang paling gue inget adalah joke kayak, apa bahasa jepangnya “banyak anak”. Seperti halnya sandiwara radio brama kembara, acara itu juga disponsori produk obat-obatan.

Menjalani Masa Remaja

Jual Majalah Humor Januari 1992 - Cover Nicky Astria di lapak ...Mungkin di jaman awal SMP (atau masih SD) gue mengenal majalah HumOr. Ya, huruf O memang kapital. Gue baca di rumah nenek di Solo, tapi gue tidak inget, itu majalah pakde siapa atau paklik yang mana?

Meski materi komedinya relatif berat, gue suka baca majalah ini. Sama kayak gue saat membaca buku “mati ketawa ala rusia, cina, yahudi”. Ada stereotipe yang harus gue pahami terlebih dulu.

Jaman SMP juga gue habiskan di perpustakaan anak-anak yang saat itu ada di Malioboro. Di sini, gue mengenal serial Lupus, komik Lucky Luke dan majalah Hai. Yang paling kesel, saat gue datang ke perpustakaan tanggal 17. Petugasnya memilih menutup perpustakaan untuk menonton parade drum band dari malioboro ke Gedung Agung.

Menjadi siswa putih abu-abu, gue mulai berkarya. Gue mengirimkan cerita lucu ke majalah sekolah. Gambar kartun gue juga dimuat di majalah anak-anak, yang majalahnya gue kliping jaman SD.

Saat menyandang status mahasiswa, joke karya gue juga dimuat di majalah Hai. Nama rubriknya Tulalit, yang merupakan onomatopoeia (tiruan bunyi) dari nada tidak sambung di jaringan telepon. Tulalit merujuk pada omongan seseorang yang tidak nyambung dan menimbulkan kelucuan.

Apakah Cita-cita Terwujud?

Bertahun-tahun kemudian, stelah lulus kuliah; gue mewujudkan cita-cita yang lain; menjadi wartawan dan pekerja kreatif di dunia pariwara.

Di sela kesibukan pekerjaan sekarang, gue menerbitkan buku. sebagain besar berhenti komedi. Coba liat foto-foto banner di web ini. Gue juga pernah menang audisi penulisan komedi serta kompetisi tulisan humor. Juri kedua event tersebut adalah penulis-penulis nasional yang mempunyai nama dan karya besar.

Beberapa tahun belakangan, gue mengenal stand up comedy, yang booming baik di layar tivi maupun komunitas. Beberapa kali gue tampil di panggung open mic sebagai stand comedian. Ya, seperti gambar di artikel ini. Sah deh, cita-cita menjadi Cita-citata, eh menjadi pelawak.

Related Post
Review Film Komedi Sabar Ini Ujian : Imun di Tengah Pandemi

Konsep time-loop ini memang hal yang baru bagi perfilman Indonesia, Meski alur seperti ini sudah bisa kita lihat di film Read more

Cowok Bego

Banyak orang berpendapat, cowok itu rasional, cewek itu emosional. Dalam ambil keputusan, cowok itu pake pikiran, sedangkan cewek berdasarkan perasaan. Read more

Ironi Kemerdekaan : Kita Merdeka Tetapi …

Merdeka dari penjajahan sudah dikumandangkan oleh pendiri bangsa ini pada tanggal 17 Agustus 19445. Sehari kemudian konsep sebuah negara mulai Read more

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.