Gue, Puisi dan Sapardi

Gue, Puisi dan Sapardi

Gue mengenal Sapardi Djoko Damono dari sebuah lagu yang diambil dari puisi “Aku Ingin”. Gue lupa, di usia berapa gue denger lagu ini. Yang pasti lagu ini menjadi sebuah OST film Cinta Dalam Sepotong Roti.

Bahkan karya Sapardi Djoko Damono yang lain,Cinta Bulan Juni, diadaptasi menjadi sebuah film, dengan judul yang sama. Ini menunjukkan bahwa puisi Sapardi begitu membumi, tidak mengawang-awang dan sulit dimengerti.

Hari ini kita dikejutkan dengan berpulangnya Sapardi ke sang pencipta. Selamat jalan.

Berikut adalah tulisan lama gue, berkisah tentang gue, puisi dan Sapardi. … Juga Chairil Anwar.

::: Sebelum nulis komedi, gue nulis puisi :::

Awalnya gue paling suka nulis puisi. Beneran. Puisi paling bagus yang pernah gue tulis ketika masih SMA.

Gue bangga ketika guru Bahasa Indonesia menyebut nama gue di depan kelas. Gue yakin bakal maju dan bawain puisi di depan kelas. Bener aja, saat di depan, guru bilang “Saya menyuruh kamu menulis puisi, kenapa kamu mengumpulkan sandi rumput?”

Saat pertama belajar puisi, gue suka ma karya Chairil Anwar dan Sapardi Djoko Damono lalu membuat semacam gubahannya.

Karya Chairil Anwar:
Aku ini binatang jalang, dari kumpulannya terbuang. Biar peluru menembus kulitku, aku tetap meradang menerjang.

Karya gue:
Aku ini pemuda tak tampan, datang tak diundang, pulang tak diantar. Kalo makan suka tak bayar.
Biar bu kantin memanggilku, aku berlari kencang menghilang.

Nah, berikut karya gubahan gue lainnya.

Karya Sapardi:
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana; dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu.

Gubahan gue:
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana; laksana RSS, Rumah Sangat Sederhana,
Rumah Sempit Sekali,
Rumah Sedikit Semen,
Rumah Susah Selonjor.
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana; bagai rumah tipe dua satu, dua nama kita menjadi satu di buku nikah.

Gimana puisi gue, ancur kan? 🙂

Related Post
Cowok Bego

Banyak orang berpendapat, cowok itu rasional, cewek itu emosional. Dalam ambil keputusan, cowok itu pake pikiran, sedangkan cewek berdasarkan perasaan. Read more

Ironi Kemerdekaan : Kita Merdeka Tetapi …

Merdeka dari penjajahan sudah dikumandangkan oleh pendiri bangsa ini pada tanggal 17 Agustus 19445. Sehari kemudian konsep sebuah negara mulai Read more

Kelas Menulis Komedi #5 – Bagaimana Membangun Cerita Komedi?

Dalam Pertemuan kelima ini, kita berangkat dengan pertanyaan "Bagaimana Membangun Sebuah Cerita Komedi?". Cerita Komedi, sebagaimana karya fiksi lainnya setidaknya Read more

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.