Corona : Relasi Uang dan Kewarasan

Corona : Relasi Uang dan Kewarasan

Gara-gara #corona banyak orang yang kehilangan pekerjaan. Orang bekerja jadi nganggur. Orang yang jualan jadi nganggur. Orang nganggur jadi banyak temennya.

Ada pula orang yang udah bekerja punya penghasilan, eh penghasilannya dipotong sampai setengahnya. Ibarat disunat, tytyd nya yang dipotong bukan hanya ujungnya, tapi sisi sebelah kirinya doang, jadi ujung sampai pangkalnya.

20 juta dan Bantuan Pemerintah

Lalu beberapa hari lalu viral orang yang ngeluh gaji 20 juta lalu potong gaji jadi 10 juta. Lalu ia ngeluh dan menuntut pemerintah agar mendapat bantuan. Walaupun ada info lebih lanjut bahwa postingan itu satire, gue yakin banyak orang yang berpenghasilan gede tapi masih pengen bantuan pemerintah. Masih inget kan rumah mewah yang rela dicat dengan label keluarga miskin biar dapat bantuan pemerintah.

Kalo gaji perbulan 20 juta rupiah lantas ngaku rakyat kecil, lalu bagaimana dengan buruh yang berupah UMR, pegawai honorer dengan gaji UMR, atau guru yang honornya 300 ribu. Apa mereka lantas merasa rakyat mikroskopis, berteman sama amuba.

Gaji 20 juta itu relatif besar, tapi ngeluh di media sosial nunjukin bahwa dia enggak bersyukur. Gue percaya bahwa lebih baik gaji besar dan bersyukur daripada gaji kecil tapi kufur nikmat dan sombong.

Bayangin ada orang gaji kecil tapi kufur nikmat, setan bingung mo catet seperti apa? Mungkin enggak dicatet sebagai dosa, tapi orangnya langsung masuk dalam Kartu Keluarga nya Dajjal.

Udah gitu jadi ibu Tirinya Dajjal pula.

Gaya Hidup : Hidup yang Sok Gaya

Bagi gue, gaji besar tanpa kemampuan pengelolaan keuangan bisa berantakan. Kaya nafsu besar tenaga kurang. Ibaratnya, pengen naik gunung Semeru, tapi pas naik lift aja capek.

Ada yang bilang hidup itu murah, yang mahal itu gaya hidup. Baju untuk menutup aurat melindungi tubuh dari cuaca itu bisa kebeli. Yang Mahal itu merk branded, ngikutin model atau ganti baju lalu posting #ootd di medsos.

Sista-sista tuh sering banget tuh posting #ootd

Sista posting #ootd itu enggak salah, enggak dosa. Tapi beli baju setiap saat buat gaya di medsos tentu bisa bikin tekor. Emang lu mau pake baju #ootd pas opname di RS karena tipus, kebanyakan makan mi instant.

Lagi pula harta dan kekayaan enggak dibawa mati. Iya, kan? Emang lu pernah liat Kunti bawa tas Hesmes Birkin Blue. Pocong jalan jalan pake sepatu Nike So Cal Air Force 1 Supreme Max. Atau ada Tuyul yang mainannya sama kayak punya Rafathar. Enggak ada.

Orang pake baju atau tas branded sih enggak masalah. Misalnya bawa tas dengan tulisan Indomaret. Lho Indomaret itu brand, loh.

Gue enggak masalahin Orang pake baju atau tas branded, makan di resto mewah, jalan ke luar negeri. Tapi gue masalah orang kayak gitu tapi duitnya ngutang ke temennya. Giliran ditagih, ngaku enggak punya duit. Kan bangsat ya.

Nasehat Bokap Nyokap

Bokap gue pernah bilang bahwa, kekayaan tidak menjamin kebahagiaan, apalagi kemiskinan.

Uang bisa membeli rumah, tetapi tidak kenyamanan. Uang bisa membeli spring bed yang empuk, namun tidak tidur yang nyenyak. Uang bisa membeli makanan yang enak, tapi apalah artinya jika tidak berbagi dengan sesama. Jadi bagilah, rumahmu, springbedmu dan makananmu untuk yang lebih membutuhkan. Tapi nasehat ini enggak berlaku buat para sugardaddy.

Bokap gue juga selalu ngingetin untuk tetap menjaga kewarasan dalam keadaan apapun, terlebih dalam pengunaan uang.  Sedang punya duit harus tetep waras, biar enggak buang-buang uang. Tatkala enggak punya duit pun, harus tetep waras, karena duit itu hanya sarana bukan tujuan hidup. Ketika pandemi Covid-19, nasehat bokap nyokap juga masih relevan.

Gue juga ingat Nyokap juga pernah bilang, jangan ngelakuin hobby yang akhirnya cuman hambur-hamburin uang. Boros. Lalu nyokap jadi saran buat Menekuni hobi yang lebih bermanfaat, misalnya koleksi uang yang masih berlaku.

Tapi kalo koleksinya udah 20 juta ya jangan ngaku rakyat kecil. Malu dong sama yang rakyat kecil beneran, kayak Ucok Baba.

Related Post
Review Film Komedi Sabar Ini Ujian : Imun di Tengah Pandemi

Konsep time-loop ini memang hal yang baru bagi perfilman Indonesia, Meski alur seperti ini sudah bisa kita lihat di film Read more

Cowok Bego

Banyak orang berpendapat, cowok itu rasional, cewek itu emosional. Dalam ambil keputusan, cowok itu pake pikiran, sedangkan cewek berdasarkan perasaan. Read more

Ironi Kemerdekaan : Kita Merdeka Tetapi …

Merdeka dari penjajahan sudah dikumandangkan oleh pendiri bangsa ini pada tanggal 17 Agustus 19445. Sehari kemudian konsep sebuah negara mulai Read more

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.