Keluarga Cemara dan Cobaan Berkeluarga

Keluarga Cemara dan Cobaan Berkeluarga

Salah satu film/sinetron tentang keluarga yang sangat diingat oleh masyarakat Indonesia adalah “Keluarga Cemara”. Sinetron  “Keluarga Cemara” menghias layar kaca di pertengahan dekade 90-an hingga pertengahan dekade 2000-an. Di awal tahun 2019, Keluarga Cemara menyapa di layar biokop nasional. Mungkin karena film drama keluarga, jadi judulnya sesuai, Keluarga Cemara. Coba kalo filmnya bertema mesum, mungkin judul yang pas “Keluarga Cem ceman”

Mungkin, tebakan gue, pohon cemara adalah pohon yang tahan di segala musim, musim panas, musim salju, musim cuci hingga musim alatas.

Begitu juga dengan keluarga. Keluarga harus bisa bertahan baik dalam kondisi miskin, kondisi kaya, apalagi kondisi sok kaya.

Sinopsis Keluarga Cemara

Film Keluarga Cemara, kurang lebih seperti itu. Keluarga yang mapan di Jakarta terpaksa pindah ke desa setelah usaha sang abah bangkrut. Menurut gue, pindah ke desa dan men-down grade gaya hidup bukan satu-satu jalan buat keluarga itu. Saran gue sih, sang bapak mendirikan partai politik dan menjadikan anak-anaknya calon penguasa. Soal terpilih atau enggak, kan setidaknya sang bapak sudah usaha.

Film Keluarga Cemara merupakan film yang diangkat dari serial televisi yang ditayangkan beberapa tahun lalu. Jauh sebelumnya serial tivi itu berasal dari cerita bersambung di salah satu majalah. Sebenarnya ada banyak cerita yang diangkat dari satu medium ke medium lain. Film Raditya Dika diangkat dari bukunya. Film Cek Toko Sebelah karya Ernest Prakasa diadaptasi menjadi serial. Yang enggak gue tahu film Ariel, Luna Maya dan Cut Tari diadaptasi dari mana atau jadi apa?

Karena berjarak sekian waktu ada sejumlah perubahan minor dalam cerita. Dalam serial tivi, si abah menjadi tukang becak; sedangkan dalam film, si abah menjadi driver ojek online. Mungkin di masa depan, si abah bakal jadi tukang analisis big data.

Keluarga cemara memang menjadi tontonan ideal di zamannya. Saat itu televisi kita dipenuhi telenovela dari amerika latin. Dari Marimar sampai Marimas; dari Betty La Fea sampai Betty La Liga Spanyol; dari Maria Mercedez sampai Maria Esemka. Boleh dong, gue berharap mobil esemka mempunyai kualitas dan branding sekelas Mercedez.

Soundtrack Fenomenal

Namun yang paling keinget dari Keluarga Cemara adalah OST, original sound track-nya. Penggalan liriknya kayak gini, “Harta yang paling berharga adalah keluarga.”

Soundtracknya keren karena sesuai cerita dan karakter di cerita Keluarga Cemara sendiri. Kalo keluarga lainnya mungkin beda. Ada sejumlah versi lagu lirik “harta yang paling berharga”. Misalnya saja kayak keluarga di bawah ini.

Harta yang paling berharga adalah jumlah subscriber (Keluarga Halilintar) >> pinjam bitnya komika Sigit Haryoseno.

Harta yang paling berharga adalah kontrasepsi (Keluarga Berencana).

Harta yang paling berharga ada…. di tirai nomer 3 (Keluarga Penggemar Superdeal).

Harta yang paling berharga adalah katebelece (keluarga orde baru).

Harta yang paling berharga adalah struktur partai (keluarga dinasti politik).

Harta yang paling berharga adalah rating tivi (keluarga si Doel).

Kembali ke Keluarga Cemara, gue sih belom nonton film ini. Kalo lu mau ngajak apalagi bayarin nonton film ini, dengan kasi kuota internet,  lu bakal gue anggap sebagai keluarga. Tapi kalo sudah jadi keluarga, ntar gue minta warisan ya.

Namanya juga berkeluarga, pasti ada cobaannya.

Related Post
Review Film Komedi Sabar Ini Ujian : Imun di Tengah Pandemi

Konsep time-loop ini memang hal yang baru bagi perfilman Indonesia, Meski alur seperti ini sudah bisa kita lihat di film Read more

Cowok Bego

Banyak orang berpendapat, cowok itu rasional, cewek itu emosional. Dalam ambil keputusan, cowok itu pake pikiran, sedangkan cewek berdasarkan perasaan. Read more

Ironi Kemerdekaan : Kita Merdeka Tetapi …

Merdeka dari penjajahan sudah dikumandangkan oleh pendiri bangsa ini pada tanggal 17 Agustus 19445. Sehari kemudian konsep sebuah negara mulai Read more

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.