Merk Rokok Nasional : Refleksi Ketidaknyambungan Diri Kita

Merk Rokok Nasional : Refleksi Ketidaknyambungan Diri Kita

Merk rokok di Indonesia itu unik-unik. Nama merk-nya itu pada tulalit, alias enggak nyambung sama produk rokok itu sendiri.

Ada rokok merk-nya Sampoerna, padahal kita tahu dari 4 Sehat, 5 Sampoerna; yang Sampoerna itu Susu, bukan rokok.

Kebayangkan, kalo kita lihat Tivi terus ada iklan lewat. Ceritanya ada anak sekolah, buru-buru berangkat, sudah ada mobil jemputan. Lalu sang ibu bilang, “jangan lupa 4 sehat, 5 Sampoerna.” Lalu sang anak balik ke meja lalu ngisep rokok satu isepan.

Ada juga rokok Gudang Garam. Kenapa bukan gudang tembakau, biar nyambung. Rokok, ya harusnya gudang tembakau, ya kan.

Mungkin karena owner rokok ini tahu, soal tembakau kita akan surplus. Yang masih import itu garam. Ya, negara kepulauan, garis pantai paling panjang, kita masih import garam.

Iklan rokok, sering kali bertema maskulinitas. Tetapi ada rokok, Djarum. Emang ada ya, cowok petualang, naik gunung cuman buat jahit baju dengan djarum.

Ada juga varian rokok yang warna warni, seperti: Djarum Coklat, Samporna Hijau, Gudang Garam Merah. Ntar lama-lama ada Malboro Mejikubijikungilu.

Itu rokoknya udah kayak rainbow cake, warna-warni.

Dulu, juga ada rokok yang merk-nya mengunakan nama buah, seperti Jeruk, Jambo Bol, Sukun dan sebagainya. Misalnya ada orang mo borong rokok dengan merk tersebut, cukup bilang, “Pak beli rokok merk Rujak ya”

Related Post
Meme : Hindari Isu Eksploitasi

Hindari Isu Eksploitasi, Perusahaan Rokok Ini ...

Cowok Bego

Banyak orang berpendapat, cowok itu rasional, cewek itu emosional. Dalam ambil keputusan, cowok itu pake pikiran, sedangkan cewek berdasarkan perasaan. Read more

Ironi Kemerdekaan : Kita Merdeka Tetapi …

Merdeka dari penjajahan sudah dikumandangkan oleh pendiri bangsa ini pada tanggal 17 Agustus 19445. Sehari kemudian konsep sebuah negara mulai Read more

Kelas Menulis Komedi #5 – Bagaimana Membangun Cerita Komedi?

Dalam Pertemuan kelima ini, kita berangkat dengan pertanyaan "Bagaimana Membangun Sebuah Cerita Komedi?". Cerita Komedi, sebagaimana karya fiksi lainnya setidaknya Read more

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.